Fakta :
•Botol jika diisi air
mineral,harganya 3-5 ribuan.
• Jika diisi jus buah,harganya
10ribuan.
• Jika diisi madu,harganya
100ribuan.
•Jika diisi minyak wangi
terkenal,harganya jutaan.
•Jika diisi air got,tidak berharga
sama sekali,semua orang tidak
ada yang suka,ingin cepat
dibuang ke tong sampah.
____ ____ ____ ____ ____ ____
Contoh cerita inspiratif berdasarkan fakta di atas.
Tergantung Isinya
Ada seorang lelaki bernama Sukarmin,ia memiliki kebiasaan suka membicarakan kejelekan orang lain.
Sukarmin merasa dirinya tidak berharga,banyak orang yang menjauhinya dan ia berpikir bahwa semua itu terjadi karena ia miskin.
Setiap hari,ia mengeluh bahwa ia bosan menjadi orang miskin dan ingin menjadi orang kaya agar dihargai oleh orang lain.
Suatu hari,keluhan Sukarmin itu didengar oleh seorang kakek tua yang kaya dan bijaksana. Kakek itu menawarkan kepada Sukarmin untuk bertukar posisi,Sukarmin tinggal di rumah sang kakek dan sang kakek tinggal di rumah Sukarmin.
Setelah beberapa hari tinggal di rumah sang kakek,Sukarmin merasa tak ada perubahan yang terjadi pada dirinya.
Semuanya masih sama saja.Semua orang masih menjauhinya.
Sukarmin belum mengerti apa maksud semua ini.
“Bukankah kekayaan mencerminkan mutu seseorang? Tapi,kenapa semua orang masih saja menjauhiku, padahal kini aku sudah kaya?” katanya dalam hati.
Beberapa hari kemudian,sang kakek mendatangi Sukarmin dan bertanya apakah harapannya untuk dihargai orang lain sudah terwujud dan Sukarmin menjawab jika semua itu belum terwujud.
Sang kakek menjelaskan bahwa kekayaan bukanlah ukuran mutu seseorang.Pada dasarnya, semua manusia itu sama. Ibarat botol yang diisi air got,botol itu tidak berharga sama sekali.
Namun, bila diisi minyak wangi terkenal, harganya jutaan. Botol yang sama bisa berbeda harganya, semua itu tergantung isinya.
Begitu juga dengan manusia,yang membedakan manusia yang satu dengan yang lain bukanlah kekayaan,tetapi akhlak. Akhlak yang baik mencerminkan mutu yang baik pula dari seseorang.
Kini,Sukarmin sadar akan semua kekeliruannya.Ia menyadari bahwa orang lain menjauhinya bukan karena ia miskin,tetapi karena akhlak buruknya yang suka membicarakan kejelekan orang lain.
Dalam hidup ini, semua manusia pada dasarnya sama. Yang membedakan manusia di mata Tuhan bukanlah fisik maupun kekayaannya,tetapi keimanan, kejujuran, kemuliaan, ke-baikan dengan manusia lain. Hal baik di mata Tuhan pasti juga baik di mata manusia lainnya.