Tuesday, December 6, 2016

Nama Kota Bandung Kini Tercemar Oleh Hastag #BandungIntoleran Yang Menjadi Trending Topic Dunia.

Suara Balige,- Nama Kota Bandung Kini Tercemar Oleh Hastag #BandungIntoleran Yang Menjadi Trending Topic Di Media Social.Segala bentuk perbuatan yang menuju ke SARA saat ini menjadi trending Topic di Media Social seperti Kasus Dugaan Penistaan Agama yang di lakukan Ahok yang membuat umat Islam Marah sampai di lakukannya Aksi Damai Bela Islam II di tgl 4 November 2016 dan Aksi Super Damai,Bela Islam III yang di lakukan tgl 2 Desember 2016 dan kemaren malam tepatnya Tgl 06 Desember 2016 kota Bandung kembali menjadi pusat perhatian Netizen karena adanya beberapa aksi dari Ormas Pembela Ahli Sunnah (PAS) yang membubarkan KKR Natal 2016 yang di laksanakan di Auditorium Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Jalan Taman Sari.

Salah satu kebaktian natal setiap tahun rutin diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesha Bandung. Sekali lagi setiap tahun. Sudah berjalan 15 tahun. Namun baru hari ini acara tersebut dibubarkan oleh ormas atas nama Islam bernama Pembela Ahli Sunnah (PAS).

Mereka ormas PAS ini masuk ke dalam Gedung Sabuga dan membubarkan kebaktian natal. Hanya diberi waktu sekitar 10 menit untuk menyalakan lilin dan itupun diawasi, kemudian diminta bubar. Itupun masih dengan suara-suara provokatif dan penuh intimidasi, diteriaki. Selain ritual keagamaan tidak semuanya bisa dilaksanakan, saudara-saudara kita jadi otomatis merasa ketakutan.

Sungguh sangat mengecewakan dimana kita ketahui Dasar hukum yang menjamin kebebasan beragama di Indonesia ada pada konstitusi kita, yaitu Pasal 28E ayat (1) Undang-Undang Dasar Tahun 1945 (“UUD 1945”) :“Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.” Kini tercoreng atas kelakuan oknum tersebut.

Dan yang sangat membuat kita kecewa untuk hal ini bahwa ternyata Acara KKR Natal ini sudah mendapatkan ijin dari Walikota Bandung Pak  Ridawan Kamil selaku Pemerintah setempat dan sudah di beri pengamanan oleh Kepolisian setempat namun tetap saja KKR Natal ini bubar. Oleh karena kelakuan Oknum ini kedamaian yang di ajarkan Agama Islam kembali tercoreng dan Agama Islam di anggap menjadi Agama yang mengajarkan kekerasan.


Sungguh kita mengharapkan kedamaian di bumi pertiwi ini. Jangan ada benci di antara kita antar umat beragama. Damai Negeriku.
LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...