Suara Balige,- Seruan Habib Rizieq Syihab Berhenti Bekerja Dari Perusahaan Kafir Jadi Viral Di Sosial Media. Malam gelap akibat demo kemaren 4 November 2016. Menyaksikan cerita pahit yang katanya demo aksi damai namun banyak menoreh cerita sedih dibalik kejadian rusuhnya di Pluit. Mereka bilang bahwa takkan ada rusuh namun semuanya hanya omong kosong belaka.
Mereka bilang bahwa Ahok Penista Agama namun nyatanya Ahok tidak ada niat demikian seperti yang dia klarifikasi selama ini..Apakah kata - kata maaf tidak cukup? Saya pikir Tuhan mengajarkan untuk saling memaafkan dan saya yakin Tuhan Maha Pemaaf.
Jika mereka (pendemo) berpikir jernih , kenapa mereka tidak adili dan tangkap Buni Yani yang mengedit video yang tersebar luas selama ini di sosial media?
Saya rasa demo kemarin bukan tentang penistaan Agama namun sebaliknya ada kepentingan politik di belakang nya.Jika rakyat pintar maka mereka juga harus bertanya "Kenapa SBY yang selama ini kita tahu santun namun berubah setelah anaknya jadi Cagub DKI?"
Saya berusaha berpikir Apakah umat Islam itu cinta kekerasan sehingga tersebar Video di Sosial Media terlihat Anggota Ormas berorasi akan memberikan 1 Milyar bagi yang akan membunuh Ahok?
Apakah memang Islam tidak boleh di pimpin seorang Ahok yang mereka bilang kafir?
Jika Jawaban "YA" umat Islam tidak bisa di pimpin seorang Kafir.
Maka mari kita berpikir kembali "Kenapa sekalian saja bagi mereka Umat Islam yang bekerja di perusahaan kafir langsung berhenti saja ?
Saya rasa orang yang berdemo kermaren sudah di provokasi oleh kepentingan politik.
Bahkan Mesjid di samping rumah saya kemaren terdengar seruan langsung dari mesjid mengajak para umat muslim berdemo bersema ke Monas.
Saya pikir ini sudah keterlaluan.
Karena yang saya baca dari Media Terpercaya Indonesia "Pemimpin Organisasi Islam Terbesar Di Indonesia melarang semua Umat Islam untuk berdemo di 4 November kemaren".Sebenarnya siapa yang berada di belakang demo kemaren?
Seharusnya Kapolri harus usut hal ini.
Tapi ya sudahlah.
Mari kita saling mendoakan agar Negeri ini jauhkan dari kegaduhan.
Kita harus pupuk rasa persatuan dan kesatuan.
NKRI selalu di hati.
Merdeka.
Mereka bilang bahwa Ahok Penista Agama namun nyatanya Ahok tidak ada niat demikian seperti yang dia klarifikasi selama ini..Apakah kata - kata maaf tidak cukup? Saya pikir Tuhan mengajarkan untuk saling memaafkan dan saya yakin Tuhan Maha Pemaaf.
Jika mereka (pendemo) berpikir jernih , kenapa mereka tidak adili dan tangkap Buni Yani yang mengedit video yang tersebar luas selama ini di sosial media?
Saya rasa demo kemarin bukan tentang penistaan Agama namun sebaliknya ada kepentingan politik di belakang nya.Jika rakyat pintar maka mereka juga harus bertanya "Kenapa SBY yang selama ini kita tahu santun namun berubah setelah anaknya jadi Cagub DKI?"
Saya berusaha berpikir Apakah umat Islam itu cinta kekerasan sehingga tersebar Video di Sosial Media terlihat Anggota Ormas berorasi akan memberikan 1 Milyar bagi yang akan membunuh Ahok?
Apakah memang Islam tidak boleh di pimpin seorang Ahok yang mereka bilang kafir?
Jika Jawaban "YA" umat Islam tidak bisa di pimpin seorang Kafir.
Maka mari kita berpikir kembali "Kenapa sekalian saja bagi mereka Umat Islam yang bekerja di perusahaan kafir langsung berhenti saja ?
Saya rasa orang yang berdemo kermaren sudah di provokasi oleh kepentingan politik.
Bahkan Mesjid di samping rumah saya kemaren terdengar seruan langsung dari mesjid mengajak para umat muslim berdemo bersema ke Monas.
Saya pikir ini sudah keterlaluan.
Karena yang saya baca dari Media Terpercaya Indonesia "Pemimpin Organisasi Islam Terbesar Di Indonesia melarang semua Umat Islam untuk berdemo di 4 November kemaren".Sebenarnya siapa yang berada di belakang demo kemaren?
Seharusnya Kapolri harus usut hal ini.
Tapi ya sudahlah.
Mari kita saling mendoakan agar Negeri ini jauhkan dari kegaduhan.
Kita harus pupuk rasa persatuan dan kesatuan.
NKRI selalu di hati.
Merdeka.
