Suara Balige,- 3 Alasan Ini Bikin Saya Milih Ahok Di Pilgub Jakarta. Kalau Kamu ? .Pilgub Jakarta semakin memanas dan tidak di pungkiri jika panas nya pemilihan Jawara Jakarta kali ini sampai ke daerah Medan. Mulai dari Isu SARA yang di keluarkan Ahok yang di anggap menghujat Umat Islam seperti kita ketahui Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) melecehkan isi alquran yang tertulis di Al Maidah 51 mengenai pemimpin yang harus di pilih umat Islam. Mengenai Agus Harimurti Yudhoyono yang di anggap publik haus kekuasaan karena meninggalkan dunia kemiliteran hanya untuk mengambil jabatan Gubernur Jakarta dan tidak ubahnya dengan Anies Baswedan yang menyebutkan bahwa Prabowo – Hatta di usung para mafia pada Pilpres 2014 lalu namun kini Anies maju ke Pilgub Jakarta melalui Parpol Gerinda yang di pimpin oleh Prabowo jadi pemikiran kita saat ini mengatakan bahwa sama saja Anies di usung oleh para Mafia.
Namun menurut saya pemimpin itu memang tidak ada yang tidak luput dari kesalahan. Bagi saya mereka juga manusia dan bukan malaikat yang tidak punya kesalahan. Dari hasil pengamatan saya bahwa yang lebih pantas itu jadi Gubernur adalah Ahok. Mengapa dan kenapa?
1. Ahok itu pemimpin jujur dan adil.
Mengenai isu SARA yang sedang berkembang saat ini, saya rasa itu wajar saja. Kenapa? Saya mempelajari mengenai kepemimpinan di Indonesia terlebih di suatu daerah yang menganut agama yang lebih dominan (mayoritas agama) seperti di Bali pemimpinnya harus beragama Hindu,di NTT juga pemimpinnya harus beragama Kristen dan di Aceh juga pemimpinnya harus beragama Islam. Namun saya merasa Jakarta ini beda dari daerah lainnya. Mengutip perkataan dari beberapa tokoh seperti di bawah ini.
Namun menurut saya pemimpin itu memang tidak ada yang tidak luput dari kesalahan. Bagi saya mereka juga manusia dan bukan malaikat yang tidak punya kesalahan. Dari hasil pengamatan saya bahwa yang lebih pantas itu jadi Gubernur adalah Ahok. Mengapa dan kenapa?
1. Ahok itu pemimpin jujur dan adil.
Mengenai isu SARA yang sedang berkembang saat ini, saya rasa itu wajar saja. Kenapa? Saya mempelajari mengenai kepemimpinan di Indonesia terlebih di suatu daerah yang menganut agama yang lebih dominan (mayoritas agama) seperti di Bali pemimpinnya harus beragama Hindu,di NTT juga pemimpinnya harus beragama Kristen dan di Aceh juga pemimpinnya harus beragama Islam. Namun saya merasa Jakarta ini beda dari daerah lainnya. Mengutip perkataan dari beberapa tokoh seperti di bawah ini.
Cak Nun
“ Kalau ada pemimpin adil, ya tidak bisa di bilang kafir donk”
Alwi Shihab
“Lebih baik Indonesia di pimpin bukan orang Islam tapi adil daripada di pimpin orang Islam tapi zalim”.
Addie MS
“Mencari orang pintar itu banyak tapi mencari orang jujur,pintar dan tegas itu saya rasa cuma ada pada Pak Ahok.”
Darwis Triadi
“Sudah ratusan wajah yang saya foto dan saya tahu betul membaca wajah dari pengalaman saya. Dan wajah ahok itu jujur,tegas dan komitmen.”
2. Ahok itu pemimpin yang menepati janji.
Meski ucapannya begitu kasar dan blak blakan tidak seperti pejabat yang lainnya yang santun dan sopan namun dari perbuatannya dan bukti yang kita lihat dari pembangunan Jakarta saat ini membuat kita merasa lebih baik dari sebelumnya. Semuanya berjalan dengan cepat walaupun mendapat banyak kecaman dari warga karena Ahok melakukan banyak penggusuran rumah warga yang berada di daerah kumuh. Semakin mendekati Pilgub semakin banyak rumah warga yang di gusur untuk memperbaiki Jakarta ke arah yang lebih baik tanpa memikirkan masyarakat yang akan membencinya. Dari sini kita lihat seakan Ahok tidak peduli dengan Pilgub Jakarta 2017 , baginya yang penting Jakarta bersih dan tertata rapi. Mengutip perkataan dari beberapa tokoh seperti di bawah ini.
Meski ucapannya begitu kasar dan blak blakan tidak seperti pejabat yang lainnya yang santun dan sopan namun dari perbuatannya dan bukti yang kita lihat dari pembangunan Jakarta saat ini membuat kita merasa lebih baik dari sebelumnya. Semuanya berjalan dengan cepat walaupun mendapat banyak kecaman dari warga karena Ahok melakukan banyak penggusuran rumah warga yang berada di daerah kumuh. Semakin mendekati Pilgub semakin banyak rumah warga yang di gusur untuk memperbaiki Jakarta ke arah yang lebih baik tanpa memikirkan masyarakat yang akan membencinya. Dari sini kita lihat seakan Ahok tidak peduli dengan Pilgub Jakarta 2017 , baginya yang penting Jakarta bersih dan tertata rapi. Mengutip perkataan dari beberapa tokoh seperti di bawah ini.
Rano Karno
“Kesiapan Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi banjir perlu mendapat apresiasi. Cepat surutnya genangan air menandakan perbaikan drainase telah membuahkan hasil.”
Tito Karnavian (KAPOLRI)
“Saya ucapkan terima kasih,terima kasih, terima kasih,kamsiya. Beliau ini Gubernur yang konsisten dengan ucapan dan perbuatan. Cepat sekali mengambil keputusan.Ucapannya tidak sekedar janji surga.”
3. Ahok itu pemimpin yang berpengalaman.
Hal yang ketiga ini sudah pasti kita berikan point plus melihat dua calon lainnya belum pernah memimpin suatu daerah. Seperti kita ketahui bahwa Agus sebelumnya adalah seorang militer,Anies Baswedan sebelumnya adalah seorang Menteri dan jika kita bandingkan dengan pengalaman Ahok sebagai kepala daerah sungguh dua calon lainnya masih jauh dari ahok. Ahok sudah menjadi Bupati Belitung Timur tahun 2005,Gubernur Belitung tahun 2007 dan mungkin anda semua sudah tahu bahwa Pengalaman adalah guru terbaik. Jadi untuk apalagi kita meragukan Ahok menjadi Gubernur Jakarta periode 2017 – 2022.
Hal yang ketiga ini sudah pasti kita berikan point plus melihat dua calon lainnya belum pernah memimpin suatu daerah. Seperti kita ketahui bahwa Agus sebelumnya adalah seorang militer,Anies Baswedan sebelumnya adalah seorang Menteri dan jika kita bandingkan dengan pengalaman Ahok sebagai kepala daerah sungguh dua calon lainnya masih jauh dari ahok. Ahok sudah menjadi Bupati Belitung Timur tahun 2005,Gubernur Belitung tahun 2007 dan mungkin anda semua sudah tahu bahwa Pengalaman adalah guru terbaik. Jadi untuk apalagi kita meragukan Ahok menjadi Gubernur Jakarta periode 2017 – 2022.
